Pesan Bijak Wali Kota Madiun: Guru Harus Melek Perubahan

JATIMTIMES – Program laptop gratis untuk pelajar Kota Madiun terus dioptimalkan. Bahkan, setelah pembagian, guru, pengawas, dan kepala sekolah mendapat pelatihan. Hal itu penting karena laptop kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya.

Pelatihan dibuka Wali Kota Madiun Maidi di gedung diklat Kota Madiun, Senin (10/4). "Fasilitas sudah baik. SDM juga harus mumpuni. Karena itu, kami gelar pelatihan kepada guru, pengawas, dan kepala sekolah. Mereka harus memahami dulu sebelum pembelajaran menggunakan laptop tersebut," kata wali kota usai pembukaan pelatihan Implementasi Pembelajaran Digital dengan Chromebook di Kota Madiun.

Laptop kali ini memang beda. Sebanyak sembilan ribu lebih laptop itu berupa chromebook. Chromebook adalah komputer jinjing yang menjalankan sistem operasi ChromeOS bikinan Google.

Nah, kebanyakan guru cukup familier dengan laptop yang menggunakan operating system windows. Karena itu, butuh pelatihan guna mengoptimalkan program tersebut. "Makanya kita datangkan ahlinya dari Google Indonesia untuk memberikan pelatihan," ungkapnya.

Wali Kota Maidi menambahkan tenaga pendidik harus terus menyesuaikan perubahan. Khususnya perkembangan teknologi. Hal itu penting karena tenaga pendidik menjadi jembatan untuk peserta didik.

Wali kota menyebut guru yang tidak mengikuti perubahan akan tertinggal dan menjadi korban perubahan itu sendiri. "Guru harus bisa mengikuti perubahan untuk kemudian ikut mengubah. Bukan menjadi korban perubahan, tegasnya.

Kegiatan diikuti setidaknya 215 guru, pengawas, dan kepala sekolah SD dan SMP negeri di Kota Madiun. Kegiatan terbagi dalam dua lokasi. Selain di gedung diklat, pelatihan juga berlangsung di SMPN 4 Kota Madiun. Pelatihan tersebut berlangsung dua hari.



Penulis : Muhammad Nasir
Editor : Yunan Helmy

copyright© 2023 hallomadiun.com