Wali Kota Maidi menjadi narasumber dalam kegiatan Rakor bersama tiga pilar dengan paguyuban pencak silat di Kecamatan Taman, Madiun, Senin (10/7/2023). ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Wali Kota Maidi menjadi narasumber dalam kegiatan Rakor bersama tiga pilar dengan paguyuban pencak silat di Kecamatan Taman, Madiun, Senin (10/7/2023). ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun.

Wali Kota Maidi ajak warga jaga kondusivitas pada bulan Muharram 2023

Madiun (ANTARA) - Wali Kota Maidi mengajak warganya untuk menjaga kondusivitas Kota Madiun, Jawa Timur, saat memasuki bulan Suro atau Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriah/2023 Masehi.

Orang nomor satu di Kota Pendekar itu menyebut setiap memasuki bulan Suro, wilayah Madiun selalu identik dengan kegiatan "Suroan" ataupun "Suran Agung" oleh komunitas perguruan pencak silat.

"Berbagai cara dilakukan untuk mewujudkan wilayah Kota Madiun yang aman dan kondusif. Kita upayakan agar Suro tidak lagi menyeramkan dengan menghadirkan berbagai kegiatan pencak silat agar menarik wisatawan," ujar Wali Kota Maidi dalam kegiatan Rakor bersama tiga pilar dengan paguyuban pencak silat di Kecamatan Taman, Madiun, Senin.

Menurut dia, kegiatan rakor tersebut salah satunya untuk mewujudkan suasana kondusif Kota Madiun di bulan Muharram 1445 Hijriah nanti.

Pihaknya mengapresiasi tiga pilar di Kecamatan Taman yang sudah menggelar pertemuan secara rutin. Karenanya, wilayah Kecamatan Taman sudah cukup kondusif selama ini. Ia berharap hal itu untuk semakin ditingkatkan.

"Terima kasih sekali, Taman sudah sangat aman selama ini. Tolong ini dijaga dan ditingkatkan. Utamanya dalam menghadapi perayaan 1 Muharram atau 1 Suro nanti," katanya.

Wali Kota menambahkan bahwa indeks kebahagiaan hidup di Kota Madiun mencapai 60,52 poin. Capaian itu melebihi Jawa Timur. Namun, kebahagiaan tidak akan berarti tanpa keamanan.

Karenanya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengedepankan kondusivitas, khususnya di lingkungan masing-masing.

"Peran dan keberadaan tiga pilar di tingkat kecamatan dan kelurahan wajib terus ditingkatkan dalam mewujudkan situasi dan kondisi yang aman dan tertib," katanya.

Wali Kota juga meminta agar anggota pesilat ikut terlibat dalam menjaga wilayah Kota Madiun agar selalu aman dan kondusif. Ia menyatakan bahwa keamanan tersebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, polisi, dan warga, namun juga peran serta para pendekar atau pesilat.*



Pewarta: Louis Rika Stevani
Uploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Connect With Us
OPENING: Kadindik Kota Madiun Lismawati bersama Kepala SMPN 3 Choirul Muttaqin meresmikan kelas bilingual dan Spenga E-Smart kemarin (1/8). (ARCHI FIRDAUS/RADAR MADIUN)
HANYA SEMENTARA: Puluhan kios semi permanen dibangun oleh dinas perdagangan bagi para pedagang Pasar Sleko dan Kawak selama proses perbaikan bangunan berlangsung. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
PARIPURNA: Sejumlah fraksi di DPRD menyampaikan pandangan umumnya terkait raperda perubahan APBD Kota Madiun 2023 kemarin (1/8). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
Ilustrasi Kecelakaan Kereta Api(Liputan6.com)
@istimewa
@istimewa

copyright© 2023 hallomadiun.com